Sebuah Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Galuga Milik WNA,Diduga Tidak Kantongi Izin
Bogor,NewsFakta.com-Jadi soroton sebuah bangunan pabrik pengolahan oli bekas yang berlokasi di Desa Galuga Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor,tidak kantongi izin.
Salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya,kerap melihat aktivitas di lokasi tersebut.”saya sering lihat kendaraan keluar masuk lokasi tersebut,kabarnya itu punya orang china,buat pabrik oli bekas”Unjarnya Jumat 13/3/2026.
Meski demikian ia, berharap pemerintah segera melakukan pemeriksaan ke lokasi, jika benar gudang tersebut digunakan untuk mengolah limbah oli bekas. “Saya berharap pemerintah segera memeriksa bangunan pabrik tanpa izin dan bahaya untuk lingkungan,” tegasnya.
Dikesempatan lain,Saat awak media melakukan konfirmasi ke ibu aris selaku penerjemah pengolahan oli bekas menjelaskan,”Pabrik msh tutup, bos lgi pd mudik kechina,
Mslh oli blm ada titik terang, hasil lab blm ada yg cocok”Unjarnya Rabu 11/3/2026.
Sekedar informasi bahwa untuk mendirikan gudang penyimpanan limbah B3, khususnya oli bekas, diperlukan izin dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Izin ini diperlukan karena oli bekas termasuk dalam kategori limbah B3 yang memerlukan penanganan khusus.
Proses perizinan umumnya melibatkan beberapa langkah: Pengajuan Permohonan, pemohon mengajukan permohonan izin kepada DLH, biasanya dengan melengkapi formulir permohonan dan dokumen persyaratan. Verifikasi Dokumen : DLH akan memverifikasi keabsahan dokumen yang diajukan. Pemeriksaan Lapangan : DLH dapat melakukan pemeriksaan lapangan untuk melihat kesesuaian lokasi dan fasilitas penyimpanan dengan standar yang berlaku
Dasar Hukum Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 30 Tahun 2009: tentang Tata Laksana Perizinan dan Pengawasan Pengelolaan Limbah B3
Hingga berita ini ditayangkan newsfakta.com masih melakukan konfirmasi terhadap intansi terkakait untuk melakukan peninjauan(R Setiawan/Red)
