Bongkar Toko Jamu Oplosan di Ciawi, Pengusaha Arogan Malah Hajar Jurnalis Pakai Botol!
Bogor,NewsFakta.com— Tindakan intimidasi dan kekerasan fisik menimpa seorang jurnalis media News Fakta bernama Rendi saat tengah menjalankan tugas peliputan di lapangan, Jumat (28/8). Penyerangan ini diduga dilakukan oleh seorang pengusaha pemilik toko minuman berinisial Riko, yang tokonya disinyalir menjadi tempat peredaran jamu oplosan di wilayah Ciawi.
Insiden bermula ketika korban bersama tim melintas di lokasi kejadian dan melihat sebuah mobil boks jasa pengiriman Lalamove tengah menurunkan muatan barang di toko jamu yang beralamat lengkapJl. Raya Puncak – Gadog Pandansari, Kec. Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16770 . Berlandaskan fungsi kontrol sosial serta keterbukaan informasi publik, awak media mendekati lokasi untuk mengonfirmasi aktivitas bongkar muat tersebut kepada para pekerja.
Salah seorang karyawan toko sempat memberikan keterangan bahwa muatan tersebut merupakan minuman, serta meminta waktu untuk mengonfirmasi kepada pemilik toko. Namun, selang beberapa menit kemudian, Riko mendatangi lokasi dengan nada emosi dan langsung melontarkan intimidasi verbal.
”Hai, mau apa kalian media kesini? Apa urusannya sama media?” teriak Riko dengan nada tinggi di lokasi kejadian.
Ketegangan bereskalasi ketika terduga pelaku secara tiba-tiba melakukan serangan fisik secara membabi buta terhadap Rendi. Pelaku dilaporkan menggunakan botol minuman sebagai alat penyerangan, yang mengakibatkan korban mengalami luka memar di bagian tangan sebelah kiri.
Aksi kekerasan terhadap jurnalis yang tengah menjalankan tugas profesi dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers ini mendapat kecaman keras. Menanggapi insiden tersebut, pihak redaksi News Fakta saat ini tengah mempersiapkan langkah hukum formal serta berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan sekaligus menyelidiki dugaan peredaran jamu oplosan di lokasi tersebut.
Redaksi Hermawandi
