Di Duga Oknum Aparat Penegak Hukum Di Sinyalir Beking Aktivitas Minyak Ilegal, Kini Terjadi Kembali Kebakaran Sumur Minyak Ilegal Di Wilayah Hukum Polsek Keluang, Polres Musi Banyuasin Yang Sangat Kebal Hukum
newsfakta.com |Musi Banyuasin, Sijago merah/Api kembali Mengamuk lahap diduga sumur minyak Illegal di Desa tanjung dalam indoli Kecamatan keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, di tempat yang sama sama, Pada hari Kamis, 20/06/2024 sekira pukul 19.30 wib, di Duga milik HGS group
Terus bergilir serta silih berganti kebakaran tempat penyulingan Minyak Illegal drilling/ refinery diwilayah Hukum Polsek Keluang, Polres Musi Banyuasin
Yang mana sebelum lama ini telah terjadi insiden kebakaran dahsyaat kebakaran minyak ilegal Dalam sepekan terakhir ini kejadian yang sudah berkali kebakaran Sumur Bor Minyak ilegal di area lahan Sawit diduga miliki PT. Hindoli Kecamatan Keluang, kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.
Sebagaimana kejadian kebakaran sebelumnya terjadi pada hari Rabu (8 Mei 2024) Minggu (12 Mei 2024) terjadi di dua titik, keempat, Jumat (17 Mei), hari Selasa (4 Juni 2024), terjadi lagi pada Sabtu (8/6/2024) sekitar pukul 04,30 Wib, terjadi lagi kebakaran pada Rabu (12/06/2024) sekitar pukul 04.00 wib, terjadi lagi kebakaran Pada Rabtu (15/06/2024) sekitar pukul 10.00 wib, Kali ini menyusul kebakaran lagi pada Kamis ( 20 Juni 2024 ) sekira pukul 19.30 wib, di Duga milik HGS group.
Berdasarkan vidio Lokasih kebakaran sumur minyak didapat Awak media ini dari salah satu seorang Masyarakat yang tidak mau nama nya di sebutkan dalam pemberitaan, berikut dengan keterangan. “Kebakaran terjadi pada hari Kamis ( 20 Juni 2024 ) sekira pukul 19.30 wib, di Duga milik HGS group, Bahkan kebakaran kali ini mengeluarkan kobaran api besar dan mengeluarkan ledakan yang begitu dahsyat yang hingga kini belum bisa dipadamkan dan belum dapat dipastikan adanya korban dalam kejadian itu”.
Diduga sumur Bor minyak yang meledak kemarin milik NP CS GRUP. Namun ironinya dalam beberapa kali peristiwa terbakarnya di Sumur Bor diduga Ilegal itu, hingga kini belum ada pengungkapannya secara jelas untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas musibah kebakaran itu.
Padahal minggu belakang Tim Gabungan telah menertibkan 75 lokasi illegal refinery di Desa Tawas, Kecamatan Keluang, Musi Banyuasin pada 7 – 8 Juni 2024 lalu.
Namun apakah yang ditertibkan hanya tempat tempat proses penyulingan minyak yang dikelola masyarakat saja, sementara untuk sumur bor belum, atau lokasi pengolahan minyak yang terbakar tersebut tidak terdeteksi keberadaan operasinya, atau bagaimana ?, tentu belum bisa diketahui
Atas terjadinya lagi ledakan sumur Bor minyak milik masyarakat di wilayah perkebunan sawit milik PT Hindoli, diduga kelompok HGS grup tersebut dan telah memakan korban jiwa meninggal dunia, yang sangat heran bukan hanya pada Pihak Awak Media, akan tetapi beberapa aktivis serta masyarakat lainnya “Selain yang ada di dekat lokasi atau penggarap” dan bahkan para pembaca yang selalu mengikuti berita ini, kenapa pihak “APH Kepolisia” Masih tetap membiarkan mereka beroperasi melakukan pengeboran sumur minyak ilegal Drilling oleh masyarakat tersebut.
Hal ini Patut diduga kuat pihak APH telah menerima UPETI RUTIN dan BESAR dari pemain Bisnis ilegal Drilling, baik HULU dan HILIR nya di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.
Pertanyaan publik apa manfaat Kapolda Sumsel menurunkan ratusan personil dan melaksanakan apel terpadu di Polsek Keluang, kalau hanya menertibkan / membongkar tempat masakan minyak / rifenery milik masyarakat yang tidak aktif lagi, sementara sumur Bor minyak ilegal Drilling milik masyarakat dibiarkan dan tetap beroperasi sehingga terjadi ledakan seperti yang di unggah saat ini.
Patut diduga Kapolda Sumsel hanya melakukan pemborosan keuangan negara, yang tidak ada manfaatnya, Ini terbukti masih terjadinya ledakan sumur Bor minyak masyarakat ilegal Drilling di Kecamatan Keluang.
Menurut tim awak media yang menyimak terus berita tersebut mengatakan bahwa APH bekerja separuh hati dan tidak berani TEGAS dan terkesan Ada sebuah permainan/Mafia di balik semua kejadian ini. Ada Apa ???.
Saat ini salah satu awak media yang berkoordinasi dengan pihak MABES POLRI, sedang menelusuri apa yang sebenarnya terjadi terhadap APH di wilayah hukum Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.
Hingga berita ini ditayangkan oleh awak media , hanya Polsek Keluanglah yang memberikan jawaban ” Mksh kami lagi proses penyidikan bersama polres ndo “, yang juga tidak tahu apa maksudnya, yang jelas sampai dengan berita ini di buat masyarakat dengan alat seadanya berusaha untuk memadamkan api yang sedang bergejolak, serta juga masih belum di ketahui apakah ada korban lagi saat ini dll.
