Dian Siswarini Dicopot dari Jabatan Dirut Telkom Indonesia, Diganti Nanang Hendarno
Jakarta,NewsFakta.com-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mencopot Dian Siswarini dari kursi Direktur Utama setelah sekitar 16 bulan menjabat.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di The Telkom Hub, Jakarta, Rabu (30/9/2026). Kabar pergantian tersebut dibenarkan Vice President (VP) Corporate Communication Telkom Indonesia Andri Herawan Sasoko. “Iya (Dian Siswarini diganti),” kata Andri, sebagaimana dikutip KompasTekno dari Kontan, Rabu (30/9/2026).
Dian mulai memimpin perusahaan pelat merah itu pada 27 Mei 2025, menggantikan Ririek Adriansyah lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Kursi Direktur Utama Telkom Indonesia yang ditinggalkan Dian kini diisi Nanang Hendarno, yang sebelumnya menjabat Direktur Network.
Sebelumnya, Dian berkarier di XL Axiata sejak 1996 dan menjabat Presiden Direktur sekaligus CEO operator seluler itu dari April 2015 hingga 3 Desember 2024.
Penunjukannya di XL Axiata kala itu menjadikan Dian perempuan pertama yang memimpin perusahaan telekomunikasi publik di Indonesia.bHingga berita ini ditulis, Telkom belum menyampaikan alasan pencopotan Dian.
Nanang Hendarno bukan orang baru di TelkomGroup. Sebelum menjadi Direktur Network, ia memimpin PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia sebagai CEO pada 2022-2025.
Sebelumnya, Nanang menjabat Chief of Technology PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) pada 2016-2022 dan Executive General Manager Divisi Service Operation pada 2015-2016.
Nanang lulus sarjana Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada 1991 dan meraih gelar master Space System Engineering dari Delft University of Technology, Belanda, pada 1997.
Direktur IT Digital ikut diganti
Perombakan direksi tidak berhenti di situ. Pemegang saham juga mencopot Faizal Rochmad Djoemadi dari jabatan Direktur IT Digital dan menunjuk Kharim IG Siregar sebagai penggantinya.
Budi Satria Dharma Purba digeser dari Direktur Wholesale & International Service menjadi Direktur Network, posisi yang ditinggalkan Nanang. Kursi Direktur Wholesale & International Service yang ditinggalkan Budi kini diisi Radita Ali Putra.
Berikut susunan direksi hasil RUPSLBL:
Direktur Utama: Nanang Hendarno
Direktur Enterprise & Business Service: Veranita Yosephine
Direktur Human Capital Management: Willy Saelan
Direktur IT Digital: Kharim IG Siregar
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Arthur Angelo Syailendra
Direktur Network: Budi Satria Dharma Purba
Direktur Strategic Business Development & Portfolio: Seno Soemadji
Direktur Wholesale & International Service: Radita Ali Putra
Direktur Legal & Compliance: Andy Kelana
Jajaran Dewan Komisaris yang dipimpin Komisaris Utama Angga Raka Prabowo tidak dirombak dalam rapat ini.
Perjalanan karier Dian Siswarini
Karier Dian dimulai di PT XL Axiata Tbk pada awal 2005 sebagai Senior Vice President Network Planning & Development.
Dua tahun kemudian, ia naik jabatan. Dian menjadi Director/Chief Network Service Officer dan memegang posisi itu selama lebih dari empat tahun. Sejak Januari 2011 hingga awal 2014, Dian menjabat Director/Chief Digital Service Officer dan ikut mempercepat transformasi digital XL Axiata.
Di posisi ini, ia berperan penting dalam mempercepat transformasi digital XL Axiata, sekaligus membuka ruang bagi integrasi layanan digital yang lebih inovatif dan ramah pengguna. Kiprahnya diakui di tingkat regional ketika ia dipercaya menjadi Group Chief of Marketing & Operation Officer di Axiata Group pada pertengahan 2014.
Pada Januari 2015, Dian kembali ke XL Axiata sebagai Deputy Chief Executive Officer, sebelum akhirnya diangkat menjadi President Director & CEO hanya tiga bulan berselang. Kemudian pada Mei 2025 lalu ia dipercaya memimpin Telkom Indonesia sebagai Direktur Utama.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Redaksi Hermawandi
